Office Jl. Hayam Wuruk gg Sidodadi no 1 Bausasran Yogyakarta
085943777822

Pabrik Tas Daerah Istimewa Yogyakarta

Pusat Pabrik & Produsen Tas Ransel Seminar Tote Bag Murah

Pabrik Tas Daerah Istimewa Yogyakarta

Kelulusan atau berakhirnya dari masa belajar, memang dambaan bagi setiap orang yang sedang menempuh jenjang pencarian ilmu. Lalu langkah apa yang ingin diambil setelah lulus dari jenjang pendidikan,pendidikan yang kita tunggu-tunggu ketamatannya. Ada yang mencari pekerjaan sesuai jurusan, ada pula yang memilih untuk berbisnis sendiri. Namun terkadang mencari pekerjaan yang sesuai jurusan itu sulit, alhasil banyak karyawan yang bekerja tanpa berbekal pengetahuan atau dengan kata lain melenceng dari jurusan yang diambil. Dan berbisnis adalah salah satu saran terbaik. karena apa?? Menjadi karyawan dan dibawah tekanan kadang membuat sebagian orang kurang merasa nyaman dengan pekerjaan sedang dilakoni. Pasalnya pasti ada saja peraturan yang harus ditaati. Dan alasan kedua berasal dari nasihat dari para guru. Teringat saat guru sedang hobby untuk ceramah dikelas, maka pasti ada satu pembahasan yang menyarankan untuk berbisnis sendiri, dengan beberapa keuntungan yang akan didapat ketika berbisnis, salah satunya soal pendapatan dan keuntungan. Malah kadang ada yang menyarankan untuk menjajal atau mempraktikan dari hal-hal kecil. Bisnis kecil-kecilan seperti makanan, atau lainnya.
Mengingat hal seputar pekerjaan, aku jadi bingung memikirkan tindakan yang akan diambil sekarang ini. Bukan masalah apa, hanya saja keraguan dalam diri yang membuatku sulit untuk melangkah. Kelulusan memang sangat aku dambakan sedari dulu. Tapi malah setelahnya aku jadi bermasalah dengan kebimbangan. Tapi untuk langkah pertama aku akan mencoba mencari lowongan pekerjaan yang banyak di share di social media.
Berhari-hari aku hanya menggeser layar Handhone yang kuharapkan akan kutemui sebuah atau beberapa lowongan yang pas dengan jurusanku, serta pekerjaannya mampu kulakukan. Karena aku berdomilisi Jogja jadi lowongan-lowongan yang kucari hanya berkisar di wilayah Jogja.
Hingga kurang lebih satu minggu, setelah perjuangan menggeser-geser Layar handphone yang bisa dibilang cukup melelahkan. Akhirnya Lowongan yang pas denganku muncul juga. Dibagian updatetan terbaru. Entah apa yang membuat lowongannya muncul lama sekali. Mungkin karena aku diperkenankan untuk beristirahat sementara. Istirahat setelah pengolahan dan penyempurnaan otak yang sangat lama.
Tanpa berpikir panjang, dengan segenap semangat. Akupun membuat surat lamaran yang nantinya akan aku kirimkan ke perusahaan yang ingin di tuju. Dengan pehuh pengharapan agar diterima, dan tentunya keutamaan berpikir positive thingking. Keduanya menjadi jurus agar aku bisa diterima, dan ada satu lagi yang tak boleh terlupa yaitu, kemantapan doa
Setelah mengirimkan lamaran diperusahaan itu alangkah kecewanya saat aku hanya diminta untuk sekedar memasukkan lowongan saja tanpa ada embel-embel lain, seperti mengisi formulir atau yang lain. Untuk proses interviewnya pun akan dilakukan setelah tenggang beberapa hari setelah proses pemasukkan lamaran. Biasanya akan dipanggil via telpon yang nomernya sudah kita tulis pada surat lamaran. Padahal awalnya kuberpikir langkahnya tak akan selama itu.
Sambil menunggu panggilan dari perusahaan itu. Aku mencoba mencari lowongan pekerjaan lain agar jikalau nantinya tidak diterima di perusahaan itu, masih memiliki cadangan lain yang bisa dipilih. Hanya saja mungkin surat lamarannya akan aku kirim lewat pesan email. Karena dirasa akan membuang-buang biaya jika harus selalu mengantarkan ke perusahaan terus. Maka dari itu lebih baik menggunakan cara-cara yang mudah terlebih dahulu. Sampai nantinya ada panggilan interview.
Berhari-hari sudah penantianku. Hingga pada saat yang tak aku kira, ada panggilan telepon yang menyatakan bahwa untuk tanggal kesekian aku diharapkan untuk datang keperusahaan itu untuk proses interview. Padahal awalnya aku berpikir untuk menyerah karena tak ada satupun panggilan yang aku terima. Tapi ternyata ada juga perusahaan yang memanggilku.
Setelah melalui proses interview dan lainnya, aku pun resmi di terima sebagai karyawan di perusahaan itu. Mulai pada hari pertama masuk hingga beberapa hari setelahnya entah mengapa aku merasa tidak nyaman karena adanya penekanan yang bisa dikatakan penakanan yang super dan begitu menyiksaku. Tanpa berpikir banyak, dan sudah menjadi keputusan bulatku untuk mengakhiri masa kerja di perusahaan itu. Karena berbagai alasan serupa diatas.
Hingga akhirnya aku mencoba beralih ke pekerjaan lain, yang hasilnya tetap sama saja, seolah semua tidak sesuai dan penuh penekanan. Memang benar kata pepatah tua, bekerja itu sulit, tidak yang namanya kerja mudah. Akupun secara tidak langsung menyetujui pepatah diatas
Mungkin keputusan terakhir yang akan kuambil adalah menerapkan nasihat guru. Yaitu berbisnis. Yang pastinya tidak akan membuatku tertekan. Sehingga hal yang kupikirkan adalah bisnis apakah yang akan kujalani kutekuni. Bisnis yang nantinya akan maju dan berbuah keuntungan yang besar. Hingga terpikirkan olehku untuk menjadi distributor tas di wilayah Jogja. Akupun mulai mencari-cari Pabrik Tas Daerah Istimewa Yogyakarta yang baik di jogja. Produsen yang sekiranya lengkap dan terjangkau. Beberapa saat aku menemukan salah satu website yang sangat aku minati karena telah menemukan dan menilisirnya. Akupun menemukan Pabrik Tas Daerah Istimewa Yogyakarta yang bernama Tas Fandy. Pabrik Tas Daerah Istimewa Yogyakarta yang sudah dikenal sejak lama dengan banyaknya para klien yang berlangganan disana. Untuk langkah awal berbisnis aku mencoba memesan Tas model Selempang karena di era sekarang ini aku sering menjumpai wanita ataupun pria dengan tas selempang dimana-mana entah itu jalan raya, mall, bioskop, atau yang tempat lainnya. Dan mungkin dengan memesan tas selempang ini maka akan banjir peminat dan keuntungan yang akan didapatkan juga pastinya akan banyak.
Jadi untuk memesan tas di Tas Fandy kira-kira akan membutuhkan waktu kira-kira 5 harian untuk proses produksi. Dari proses pembuatan pola sampai dengan packing. Setelah tas-tas sampai. Akupun merasa puas, tasnya selain berkualitas juga terjangkau dan untuk proses penggarapan 5 hari itu adalah waktu yang lumayan cepat. Karena kadang banyak pabrik tas yang memakan waktu sampai berminggu minggu apalagi jika pesanan tasnya dengan jumlah yang lumayan banyak.
Setelah tas selempang yang kupesan sudah sampai, akupun mencoba untuk menjualnya secara online karena untuk membuka toko sendiri lagi-lagi harus keluar biaya dan pastinya membutuhkan hal-hal lain. Maka untuk cara lebih baiknya adalah berjualan secara online terlebih dahulu.
Terutama dengan memposting tas-tas di laman akun social media. Harga yang aku pasang pun tidaklahmahal alias terjangkau. Jadi untuk ketertarikan pelanggan pun akan jauh lebih besar.
Dan tidak terasa hasil yang kudapat dari menjadi seorang distributor tas pun sangat memuaskan. Hasil yang didapat pun sudah lamayan. Hingga akhirnya aku menjadi klien langganan di Tas Fandy. Jadi hampir setiap tas yang habis stock akan langsung aku orderkan beberapa hari sebelumnya. Dan tak hanya tas selempang saja, aku juga memesan berbagai tas jenis lain. Karena di Tas Fandy melayani berbagai pesanan jenis tas, dengan desain, warna ukuran, dan bahan sesuai kemauan kita.

CV Karya Bintang Abadi atau Tas Fandy Jogja

Office, Jl. Hayam Wuruk 99, Sidodadi No.1, Bausasran, Yogyakarta

Nomer Telepon, 0274 5018969

Website, tasfandy.co.id / karyabintangabadi.com

Nomer Costumer Service, 0878-3122-3999 (Levi)

0878-3122-1999 (Dela)

0859-4377-7822 (Jauza)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *